skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Berikut Penjelasan Penyebab Penyakit Pneumonia Dan Gejalanya!

Berikut Penjelasan Penyebab Penyakit Pneumonia Dan Gejalanya!

Pneumonia adalah penyakit yang menyerang pada bagian paru paru yang ada didalam tubuh dan penyakit ini juga bisa disebut degan penyakit paru paru basah.

Penyebab pneumonia

Ada banyak kemungkinan penyebab pneumonia, yang paling sering adalah karena infeksi bakteri dan virus dari udara yang kita hirup. Klasifikasi Pneumonia didasarkan pada jenis kuman penyebabnya itu, dan di mana seseorang mendapatkannya.

Berikut penyebab pneumonia beserta klasifikasinya:

Community-acquired pneumonia

Pneumonia komunitas ini adalah jenis pneumonia yang terbanyak. Terjadi di tengah-tengah masyarakat artinya di luar rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, jenis pneumonia ini disebabkan oleh:

  1. Virus, termasuk beberapa jenis virus yang juga menyebabkan pilek dan flu. Virus adalah penyebab pneumonia pada anak yang paling sering terjadi yakni di bawah usia 2 tahun. Viral pneumonia biasanya ringan. Akan tetapi radang paru-paru yang disebabkan oleh virus influenza tertentu dapat menyebabkan sindrom pernafasan akut (SARS), bisa menjadi sangat serius.
  2. Jamur, biasanya dapat ditemukan di tanah dan kotoran burung. Ini merupakan Jenis pneumonia yang paling sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti HIV-AIDS dan pada orang yang telah menghirup organisme penyebab dalam jumlah yaang besar.
  3. Bakteri, seperti Streptococcus pneumoniae dapat terjadi dengan sendirinya (secara langsung) atau setelah mengalami flu atau batuk pilek sebagai komplikasinya. Bakteri lain, seperti Mycoplasma pneumoniae, biasanya menimbulkan gejala pneumonia yang lebih ringan dibanding jenis lainnya.

Health care-acquired pneumonia

Perawatan kesehatan pneumonia adalah infeksi bakteri yang terjadi pada orang-orang yang tinggal di fasilitas perawatan jangka panjang atau telah dirawat di klinik rawat jalan, termasuk pusat-pusat dialisis ginjal. Seperti didapat di rumah sakit pneumonia.

Hospital-acquired pneumonia

Pneumonia yang didapat di rumah sakit adalah infeksi bakteri yang terjadi pada orang yang selama 48 jam atau lebih dirawat di rumah sakit karena penyakit lainnya. Pneumonia ini bisa lebih serius karena biasanya bakteri penyebab lebih resisten (kebal) terhadap antibiotik.

Pneumonia aspirasi

Pneumonia aspirasi terjadi ketika seseorang menghirup makanan, minuman, muntahan atau air liur masuk ke dalam paru-paru.

Gejala Pneumonia

Gejala-gejala pneumonia yang bisa ditemukan adalah:

  1. batuk berdahak

Penderita pneumonia biasanya juga akan mengalami batuk kering atau batuk berdahak. Namun kebanyakan kasus menunjukkan gejala batuk berdahak sebagai gejala yang lebih sering muncul pada penderita pneumonia. Biasanya dahak akan berwarna kuning atau hijau dan disertai dengan darah.

  1. nyeri dada (bisa tajam atau tumpul dan bertambah hebat jika penderita menarik nafas dalam atau batuk)

Akibat paru-paru yang terinfeksi oleh bakteri atau virus, dada penderita pneumonia biasanya akan terasa sakit ketika digunakan untuk menarik napas dalam atau ketika batuk. Infeksi tersebut akan menyerang paru-paru dan menyebabkan rasa nyeri.

  1. demam

Selain sakit kepala, mual, dan muntah, pneumonia juga ditandai dengan gejala demam. Demam muncul sebagai akibat adanya infeksi pada paru-paru. Infeksi tersebut memicu produksi antibodi pada sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh akan melakukan penyerangan terhadap infeksi. Kondisi itulah yang akan menyebabkan tubuh demam dan juga menggigil.

  1. sesak nafas

Napas yang pendek mengakibatkan sesak napas. karena sesak napas akan lebih sering terjadi ketika sedang mengalami masalah di saluran pernapasan termasuk pneumonia.

  1. sakit kepala

Penderita pneumonia biasanya akan mengalami sakit kepala. Bahkan gejala ini merupakan gejala paling umum yang dialami oleh penderita pneumonia pada usia anak-anak hingga dewasa. Jika Anda memiliki riwayat penyakit pneumonia dan mengalami gejala sakit kepala maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Sakit kepala sangat mungkin terjadi pada penderita pneumonia karena kadar oksigen yang masuk ke dalam tubuh relatif kurang sehingga suplai oksigen ke otak juga tidak optimal.

– nafsu makan berkurang

– mual dan muntah

Mual dan muntah bisa memicu hilangnya nafsu makan.

– kekakuan sendi

Seperti yang kita tahu, pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Infeksi tersebut nyatanya tidak hanya berdampak buruk pada kinerja paru-paru. Infeksi juga akan menyerang area persendian sehingga nyeri sendi akan muncul sebagai akibat adanya infeksi pada tubuh penderita pneumonia.

Gejala lain yang mungkin ditemukan:

– kulit lembab

– batuk darah

– pernafasan yang cepat

– cemas, stres, tegang

– nyeri perut

Diagnosis pneumonia atau paru-paru basah terkadang sulit dilakukan karena gejalanya mirip dengan penyakit lain. Dokter akan mengajukan pertanyaan mengenai gejala yang dialami serta riwayat kesehatan pasien dan keluarga.

Dokter juga memeriksa rongga dada Anda dengan stetoskop. Paru-paru yang penuh cairan memiliki bunyi yang berbeda dengan yang sehat.

Jika mencurigai Anda menderita pneumonia, dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis. Proses pemeriksaan tersebut biasanya meliputi:

– Rontgen dada untuk memastikan keberadaan pneumonia serta tingkat keparahannya.

– Tes darah dan pemeriksaan sampel dahak. Kedua proses ini bisa membantu pengidentifikasian bakteri atau virus penyebab infeksi.

– Pulse oximetry, yaitu proses pengukuran kadar oksigen dalam darah.

 

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.