skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Kenali 10 Gejala Penyakit Pneumonia

Kenali 10 Gejala Penyakit Pneumonia

Pneumonia atau infeksi / radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur dan dan lebih jarang mikroorganisme lainnya, obat-obatan tertentu, dan kondisi lain seperti penyakit autoimun. Pneumonia dan gejalanya dapat bervariasi dari ringan sampai berat. Radang paru-paru tidak hanya di alami orang dewasa, anak kecil juga memiliki faktor resiko terjangkit penyakit pneumonia.

Gejala Pneumonia

Batuk, demam dan kesulitan bernapas merupakan gejala awal yang umumnya dirasakan oleh orang yang mengidap penyakit pneumonia. Gejala-gejala tersebut dapat muncul secara perlahan-lahan dalam waktu beberapa hari atau secara tiba-tiba (setelah satu atau dua hari).

Selain beberapa gejala umum seperti batuk, demam dan kesulitan bernapas, pneumonia juga memiliki berbagai macam gejal lainnya yang mungkin mirip dengan penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya, seperti bronkitis akut. Beberapa diantaranya yaitu:

  1. Demam

Di saat setelah paru paru di infeksi maka dampaknya akan demam. Demam sebenarnya respon tubuh respon dari tubuh terhadap dari adanya infeksi pada tubuh. maka dari itu ciri ciri penyakit pneumonia ialah demam karena disebabkan oleh infeksi virus atau pun bakteri.

  1. Sesak napas

Napas yang pendek mengakibatkan sesak napas. karena sesak napas akan lebih sering terjadi ketika sedang mengalami masalah di saluran pernapasan termasuk pneumonia.

  1. Perubahan warna bibir dan kuku

Sesak napas pada pneumonia bakteri dapat menyebabkan kekurangan oksigen dalam sel-sel tubuh. Hal ini dapat dilihat jelas melalui perubahan warna kuku dan bibir. Kuku berubah warna menjadi putih pucat (leukonikia) dan bibir dapat berubah warna menjadi pucat atau kebiruan.

  1. Kebingungan

Sesak napas dapat menyebabkan otak kekurangan oksigen dan zat gizi lainnya. Hal ini menyebabkan keadaan delirium atau kebingungan dan berpikir tidak jelas, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.

  1. Diare

Anak anak lebih rentan mengalami diare ketika menderita pneumonia. Untuk itu sebaiknya diatasi dengan cepat dengan melakukan pengobatan di rumah sakit.

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala sangat mungkin terjadi pada penderita pneumonia karena kadar oksigen yang masuk ke dalam tubuh relatif kurang sehingga suplai oksigen ke otak juga tidak optimal.

  1. Banyak berkeringat

Di dalam paru paru yang banyak cairan, sehingga upaya tubuh untuk mengeluarkannya dengan berkeringat. Jadi selain demam akan mengalami keringat yang banyak khususnya dibagian tangan, tetapi tubuh juga akan menggigil kedinginan.

  1. Batuk Kering atau Batuk Berdahak

Penderita pneumonia biasanya juga akan mengalami batuk kering atau batuk berdahak. Namun kebanyakan kasus menunjukkan gejala batuk berdahak sebagai gejala yang lebih sering muncul pada penderita pneumonia. Biasanya dahak akan berwarna kuning atau hijau dan disertai dengan darah.

  1. Nyeri pada Persendian

Seperti yang kita tahu, pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Infeksi tersebut nyatanya tidak hanya berdampak buruk pada kinerja paru-paru. Infeksi juga akan menyerang area persendian sehingga nyeri sendi akan muncul sebagai akibat adanya infeksi pada tubuh penderita pneumonia.

  1. Dada Terasa Sakit Ketika Menarik Napas Dalam atau Ketika Batuk

Akibat paru-paru yang terinfeksi oleh bakteri atau virus, dada penderita pneumonia biasanya akan terasa sakit ketika digunakan untuk menarik napas dalam atau ketika batuk. Infeksi tersebut akan menyerang paru-paru dan menyebabkan rasa nyeri.

Mencegah Pneumonia

Dibawah ini adalah bagaimana cara untuk mengatasi penyakit pada organ paru-paru agar paru-paru anda tetap sehat dan bisa berfungsi sebagaimana mestinya:

  1. Berhenti merokok

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Dengan ini anda harus mencoba untuk tidak merusak paru-paru anda terhadap stres tambahan, karsinogen, dan asap. Anda tidak harus merokok, atau berhenti merokok jika anda melakukannya. Karena rokok dapat melemahkan paru-paru anda dengan kandungan bahan kimia berbahaya seperti nikotin ke dalam tubuh anda.

  1. Menghindari polusi

Melindungi diri terhadap polusi. Jika anda tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi, atau anda memiliki asma, anda dapat mengambil sejumlah pendekatan untuk melindungi diri sendiri. Anda bisa memakai masker saat anda pergi ke luar.

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mendapatkan sistem home filter udara. Hal ini dapat melindungi anda di rumah anda sendiri terhadap polusi yang kotor.

  1. Mengkonsumsi makanan yang sehat

Mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi dapat membantu anda melindungi dan menyembuhkan paru-paru anda dari berbagai penyakit termasuk penyakit paru-paru kering dan pneumonia melalui vitamin dan mineral yang ditemukan dalam makanan tertentu.

  1. Menghindari makanan siap saji

Menghindari makanan yang siap saji dan mengkonsumsi jajanan yang di kemas menggunakan bahan plastik akan membantu anda untuk menghindari tubuh anda dari berbagai penyakit.

Hal ini dapat membantu anda untuk mengurangi asupan bahan pengawet ke dalam tubuh anda yang terutama dapat membahayakan paru-paru anda. Karena makanan cepat saji memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh lainnya.

 

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.